Beasiswa Fulbright: Proses Pendaftaran

Jika kamu tanpa sengaja masuk ke blog ini, kemungkinan besar kamu adalah seseorang yang lagi membutuhkan informasi mengenai proses pendaftaran beasiswa Fulbright

Iklan
Read more "Beasiswa Fulbright: Proses Pendaftaran"

Satu Catatan Tentang Waktu

Berputarnya bumi pada porosnya sendiri menghasilkan beberapa konsekuensi yang salah satunya adalah perbedaan waktu di suatu lokasi dengan lokasi lainnya. Waktu sendiri merupakan salah satu besaran yang artinya bisa diukur dan memiliki satuan. Bentuk bumi yang bulat dengan diameter yang sedemikian rupa membuat waktu di bumi terbagi dalam beberapa zona. Masing-masing negara mempunyai cara sendiri dalam menyatakan waktu misalnya di Indonesia ada WIB, WITA, dan WIT. Untuk skala dunia, dikenal istilah Greenwich Meridian Time (GMT), sebuah ukuran waktu yang bisa digunakan untuk menentukan waktu di belahan dunia lain dengan berpatokan pada suatu titik awal dalam hal ini waktu di kota Greenwich, Inggris.
Kota Greenwich di Inggris ditetapkan sebagai GMT +0 lalu lokasi yang berada di sebelah barat kota itu memiliki GMT yang negatif dari -1 sampai -12 sedangkan lokasi yang berada di sebelah timur kota itu memiliki GMT positif dari +1 sampai +12. Rentang waktu antara -12 sampai +12 berjumlah 24 sama seperti jumlah jam dalam sehari. Jika nilai dari -12 sampai +12 dituliskan melingkar dalam sebuah kertas maka dapat dilihat adanya hal yang menarik yaitu ketika angka -12 bertemu dengan angka +12. Jika diterjemahkan dalam angka misalnya jam 13.00 siang tanggal 2 Januari di lokasi GMT +12 maka di lokasi GMT -12 di saat yang sama masih tanggal 1 Januari tetapi sama-sama jam 13.00 siang. Agar lebih mudah membayangkannya misalnya kita ambil contoh daerah di Indonesia. Misal suatu hari di Makassar pada tanggal 2 Januari jam 13.00 siang maka di Jakarta saat itu masih tanggal 1 Januari jam 13.00 siang. Dua lokasi tersebut sama-sama merasakan siang, terpaut hanya satu jam tetapi sebenarnya terpaut 24 jam. Itulah penjelasan mengenai perbedaan waktu yang terjadi di zona pergantian antara GMT -12 dan GMT +12 yang jika dilihat pada peta bumi dan dibuat sebuah garis pembatas imajiner dari kutub utara ke kutub selatan, terletak di wilayah Selandia Baru dan sekitarnya.
Hal di atas sendiri bisa dilihat sebagai relativitas waktu. Orang Selandia Baru sebenarnya merasa bahwa perbedaan waktu dengan wilayah yang ada di timur mereka hanya satu jam saja tetapi kenyataannya 24 jam. Atau mungkin juga seperti itulah gambaran takdir. Ada sesuatu yang sepertinya mudah untuk diperoleh seseorang dengan apa yang dia miliki tetapi ada suatu pembatas atau zona peralihan yang membuat dia harus bekerja lebih keras atau menunggu lebih lama lagi agar batas tersebut bisa dilewati untuk kemudian menemui apa yang dicari.

Read more "Satu Catatan Tentang Waktu"

Mengungkap Dilan

Sosok Dilan sampai saat ini masih menjadi misteri. Banyak orang bertanya-tanya dan menebak-nebak apakah Dilan benar-benar ada dan kisahnya juga benar-benar nyata? Di tulisan ini saya mencoba menelusuri beberapa data yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan apakah tokoh Dilan benar-benar ada atau tidak. Tentu saja ini merupakan analisa iseng-iseng saya yang tidak perlu dibawa serius […]

Read more "Mengungkap Dilan"